Potensi Kroto


Assalamualaikum Wr Wb
kecilPuji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah swt ,Tuhan yang maha esa  ,Tuhan yang maha segala–galanya yang menciptakan langit dan bumi dan seluruh isinya yang telah memberikan kita ilmu yang banyak dan bermanfaat dimuka bumi ini.

Telur semut rangrang atau yang lebih dikenal dengan nama KROTO ini sudah sangat familiar dimasyarakat terutama pemelihara burung kicauan dan juga peternak ikan . Kroto adalah salah satu  makanan favorit bagi burung berkicau, dan bisa dibeli di pasar -pasar yang menjual pakan burung. Selama ini kroto yang dijual dipasaran didapatkan dari tangkapan alam.

Para pencari kroto berburu kroto hingga kehutan-hutan untuk mencari telur semut ini dipepohonan yang tinggi.
Kalau sedang beruntung mereka bisa  mendapatkan buruan yang cukup banyak antara 1 sampai 3 kilogram per hari,dan mereka bisa membawa pulang Rp 150.000 hingga Rp 250.000 untuk sekali perburuan.

       Dan pada saat saat tertentu terjadi kelangkaan kroto dipasaran , misalnya saat hari raya idul fitri atau musim penghujan. Yang menyebabkan harga kroto melambung bisa mencapai Rp 150.000 /kg dan itupun langka
Dan Bahkan Di Beberapa Daerah Ada Pelarangan untuk perburuan kroto dikarenakan semut kroto ( semut Rangrang ) Untuk Pengendali hama.

Melihat keadaan ini Kroto Research Institute melihat sebuah potensi bisnis yang bisa dijadikan sebuah peluang usaha dirumah baik dikembangkan secara sederhana maupun untuk serius secara besar-besaran.

        Sejak 4 tahun yang lalu Kroto Research Institute telah melakukan serangkaian Riset Dan uji coba untuk bisa membudidayakan binatang kecil ini. Dan Alhamdulillah tim Kroto Research Institute saat ini telah menemukan cara yang simple dan praktis untuk membudidayakan Semut  merah ini  secara mudah.

Sebagai Ilustrasi Usaha ruangan 3 meter persegi mampu menampung 600 sarang dengan menggunakan 4 rak susun ukuran 1,5 x 1,5 x 0,5 meter sudah bisa memproduksi kroto segar kurang lebih 60 kg perbulan,artinya kita mempunyai pendapatan Rp. 6.000.000,- perbulan dengan asumsi harga kroto Rp.100.000,-

          Dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lokal untuk menuju revitalisasi pertanian, maka Kroto Research Institute telah ikut berperan dalam menggali potensi yang ada di bumi Indonesia. Semut Rangrang merupakan plasma nuftah asli Indonesia dengan potensi cukup besar, oleh karena itu apabila diberdayakan dengan baik, terencana serta didukung oleh berbagai elemen dalam masyarakat maka sangat dimungkinkan untuk digunakan sebagai bahan baku industri dalam negeri atau produk ekspor dan untuk memperluas penyediaan lapangan kerja sekaligus memperbaiki pendapatan masyarakat .Usaha budidaya semut rangrang,merupakan usaha yang relative mudah dilakukan.oleh karena itu perkembangan budidaya semut rangrang Belakangan ini berkembang pesat khususnya di wilayah Indonesia.Penyebabnya sebagai berikut :

  1. Dapat dibudidayakan di lahan yang sempit.
  2. Sangat mudah dalam melakukan pemeliharaan.
  3. Bibit sangat mudah didapat.
  4. Tidak membutuhkan Modal yang besar.
  5. Teknologi Budidaya mudah dikuasai
  6. Harga kroto yang relative stabil bahkan cenderung naik.
  7. Permintaan kroto yang terus meningkat.
  8. Sangat mudah dalam pemasaran.

Besar Harapan Kami Melalui Media ini kami Bisa Berbagi Pengetahuan serta  Memberikan Pelatihan Dan Memujudkan Tercapainya Usaha Yang Mandiri Dari Budidaya Semut Rangrang Penghasil Kroto.


SALAM SUCSES !

Wassalamualaikum Wr Wb.

Kroto Research Institute